Ada yang mau ke Pulau Belitong?? Pulau yang terkenal dengan Laskar Pelangi dan Keindahan Pantainya..

Silahkan Cek:

Untuk paket 4D-3N (4 hari 3 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 4D-3N 4 Hari 3 Malam

Untuk paket 3D-2N (3 hari 2 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 3D-2N 3 Hari 2 Malam

Untuk paket 2D-1N (2 hari 1 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 2D-1N 2 Hari 1 Malam

*****************************************************************************************

Wrath of the Titan, film ini merupakan sekuel dari film Clash of the Titan. Ceritanya masih berkisar ditokoh-tokoh mitologi Yunani berupa pertarungan antara Perseus “manusia setengah dewa” melawan Titan “raksasa” yang “lepas dari kurungan”. Jika di Clash of the Titan, Titannya adalah Kraken. Sedangkan di film ini Titannya adalah Chronos.

Kisah ini dimulai dari pertemuan Trio Petinggi Dewa Yunani, Zeus “sang pemimpin dewa” dengan dua saudara laki-lakinya, Poseidon “dewa lautan” dan  Hades “dewa neraka”. Pertemuan ini diadakan di Tartarus atau neraka versi mereka. Ikut bersama dengan Zeus adalah anaknya Ares “dewa perang”.

Entah apa maksud pertemuan ini, saya lupa hehe. Kalau gak salah seperti “rekonsiliasi damai” antara Zeus, Poseidon dan Hades. Terutama dengan Hades yang selama ini merasa tersisihkan di dunia bawah. Ternyata Hades sudah menyimpan rencana lain dibalik pertemuan ini. Berkomplot dengan Ares, Hades berencana “mengkudeta” kepemimpinan Zeus. Caranya dengan melepas ayah mereka bertiga “Titan Chronos” yang dikurung di Tartarus.

Sebelum menjadi petinggi dewa, ceritanya Zeus, Poseidon dan Hades bersatu untuk mengalahkan ayah mereka  “Titan Chronos” dan kemudian mengurungnya di Tartarus. Balik ke cerita film, Hades dan Ares kemudian menangkap Zeus dan menggunakan kekuatan Zeus untuk melepaskan Chronos di Tartarus. Sedangkan Poseidon yang berhasil lolos kemudian mendatangi Perseus.

Perseus yang desanya tiba-tiba desanya diserang monster dari dunia Hades kemudian pergi ke Kuil Dewa-Dewa untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saat disitulah kemudian dia bertemu dengan Poseidon. Poseidon kemudian bercerita kejadian sebenarnya. Perseus yang merasa hanya setengah dewa dan kurang mampu menghadapi dewa disarankan Poseidon mencari manusia setengah dewa lainnya, anak Poseidon yang bernama Agenor. Agenor saat itu berada ditahanan Ratu Andromeda. Ratu inilah yang memimpin manusia melawan Chimera dan monster-monster lain kiriman Hades.

Sebelum mati, Poseidon menitipkan senjata Trisulanya ke Perseus untuk diberikan ke Agenor. Agenor atau sang Navigator kemudian menggunakan Trisula ayahnya untuk menunjukkan jalan pada kapal mereka ke Pulau Krail. Di pulau ini tinggalah dewa terbuang Hephaestus. Setelah mengalami pertarungan salah paham dengan para raksasa Cyclops, akhirnya Agenor, Perseus dan Andromeda bisa bertemu Dewa Hephaestus.

Hephaestus dulu dihilangkan kekuatannya oleh Zeus karena ketika Zeus dan Hades berselisih, Hephaestus memilih berpihak kepada Hades. Dia bercerita kalau dulunya Hades itu bijaksana, sehingga ketika merasa Zeus mulai serakah Hades memberontak. Hephaestus yang putus asa awalnya tidak mau menunjukkan jalan ke Tartarus. Tapi setelah dibujuk Ratu Andromeda akhirnya Hephaestus melunak. Hephaestus merasa Ratu Andromeda mirip istrinya, Dewi Aphrodite. Hephaestus bilang dia adalah dewa yang merancang Tartasus, Labirin masuk ke Tartarus dan juga merancang senjata Zeus, Poseidon dan Hades. Senjata petir Zeus, Garpu Hades dan Trisula Poseidon. Gabungan tiga senjata ini yang disebut Tritium inilahyang bisa digunakan untuk menghancurkan Chronos.

Sayangnya ketika menunjukkan jalan ke pintu gerbang Labirin Tartarus, Hephaestus mati dibunuh oleh Ares demi menghalangi agar Perseus, Andromeda dan Agenor bisa masuk ke gerbang Labirin Tartarus yang hanya terbuka sebentar. Setelah mengalami pertualangan tersesat , melawan monster Centaur, godaan dan berubah-ubahnya labirin akhirnya Perseus, Andromeda dan Agenor sampai ke tempat Zeus ditahan.

Sementara itu, percakapan antara Hades dan Zeus membuat Hades sendiri mulai bimbang akan keputusannya membebaskan Chronos. Ares yang merasakan hal itu kemudian menyerang Hades. Ditengah pertarungan Hades vs Ares, Perseus berhasil membebaskan Zeus. Sayangnya Chronos juga sudah bebas. Zeus yang sedang akan diselamatkan oleh Perseus berhasil ditombak oleh Ares dengan Garpu Hades yang berhasil direbutnya. Dengan sisa-sisa kekuatannya, Zeus kemudian berhasil membawa Perseus, Andromeda dan Agenor pulang ke markas tentara Andromeda.

Perseus dengan Trisula Poseidon dan Garpu Hades menantang bertarung Ares di Kuil Dewa-Dewa. Tujuan sebenarnya Perseus adalah merebut senjata petir Zeus yang direbut oleh Ares. Dengan gabungan tiga senjata ini, Perseus akan membentuk Tritium yang akan digunakan untuk mengalahkan Chronos. Disaksikan anaknya Helios, akhirnya Perseus berhasil membunuh Ares dan membentuk senjata Tritium. Kemudian dengan mengendarai Pegasus, Perseus berusaha untuk mendekati dan membunuh Chronos.

Sementara itu, Zeus yang sekarat berhasil disembuhkan oleh Hades yang sudah tobat. Berdua mereka membantu tentara manusia mengalahkan chimera-chimera yang dikirimkan oleh Chronos. Setelah itu dengan kekuatan yang tersisa, mereka berdua mencoba menahan Chronos. Perseus yang berhasil mendekati Chronos kemudian melemparkan tombak Tritum kedalam mulut Chronos. Kekuatan tombak inilah yang kemudian menghancurkan Chronos.

Perseus kemudian menemui Zeus dan Hades. Zeus kemudian meninggal sedangkan Hades kehilangan kekuatan dewanya setelah pertarungan mereka dengan Chronos. Perseus kemudian menemui Andromeda dannnnn :*.

Ceritapun selesai. Oh ya kalau gak salah film ini trilogi jadi masih ada film ketiganya.

Dibanding film pertama, sepertinya film ini menang di action dan efeknya. Dari awal sampe akhir kebanyakan tarung perang terus. Kalau jalan ceritany ya mirip-mirip, ya sekitaran “lepasnya Titan”, “mencari cara menghancurkan Titan” dan “menghancurkan”. Uniknya, waktu “lepas dan merajalelanya Titan hingga hancur” di film ini maupun film pertama hanya memakan sekitar 10 menit haha. Ya hitung aja. Difilm pertama, mulai dari Zeus bilang “Release the Kraken” sampai Kraken melihat kepala Medusa dan menjadi batu hingga akhirnya hancur. Di film kedua, mulai dari Chronos lepas dari gunung Tartarus hingga Chronos hancur karena menelan tombak Tritium. Selain itu, cara Perseus menghancurkanTitan juga mirip. Terbang mengendarain Pegasus ke dekat Titannya. Kalau di film pertama, dengan membawa kepala Medusa sedangkan di film kedua dengan membawa dan melemparkan tombak Tritium. Satu lagi yang unik adalah ketika Chimera membabat tentara manusia dengan cara menebaskan pedang sambil berputar badan. Adegan ini lebih mengingatkan saya ke adegan ketika Optimus Prime menebas robot-robot Decepticon di Film Transformer : Dark of the Moon hehe. Mungkin adegan ini sudah umum di film laga. Tapi yang paling saya ingat ya adegannya Optimus Prime.

Skor 7/10. Ya efek dan aksinya yang bagus menurut saya. Jalan ceritanya mah biasa saja.

4 responses »

  1. ocitamala says:

    harus tahu sejarahnya dewa-dewa Yunani agar bisa menikmati cerita ini

  2. adnan says:

    mnta link nya mas, coba mau liat film nya.
    yg full aDa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s