Misalkan ada suatu ruangan yang harus bersih. Hanya saja ruangan ini setiap saat setiap hari terpapar dengan sumber kekotoran.

Nah bagaimana ruangan ini biar selalu bersih?
Tentu saja harus dibersihkan.

Tapi bukankah tetap saja “akan selalu terancam kotor” karena selalu terpapar sumber kekotoran.

Apakah ini menjadi alasan agar tidak membersihkan dan pasrah aja. Dibiarin aja kotor, gak ngurus. Gitu?
Gak boleh gitu dong🙂
Tetap harus dibersihkan.

Terus gimana dong agar selalu bersih atau bisa bersih lagi?

– Pindahkan saja sumber kekotorannya. Terus bersihkan.

Bagaimana kalau sumber kekotorannya tidak boleh dan tidak bisa dipindah?

– Pasang filter atau penghalang antara ruangan itu dengan sumber kekotoran. Terus bersihkan.

Boleh deh dipindah bentar-bentar sumber kekotorannya.

– ini lebih oke lagi, selain menggunakan filter kita bisa mengurangi frekuensi ruangan terpapar dengan sumber kekotoran…🙂 Terus bersihkan deh.

Intinya kita tidak boleh berhenti bebersih, karena bagaimana ruangan itu harus tetap bersih. Apapun bagaimanapun ancaman dari sumber kekotoran itu harus kita lawan dengan berbagai cara pula!

Btw sebenarnya ini cuma perumpamaan, apa itu dan kesimpulannya anda bisa memikirkan sendiri🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s